Seorang anggota pramuka harus mengetahui lambang pramuka yang disebut dengan
Tunas Kelapa. Lambang pramuka sebagai simbol atau tanda pengenal Gerakan Pramuka yang
bersifat tetap. Ketika kita melihat bendera pramuka berkibar di pinggir
jalan artinya sedang ada kegiatan pramuka atau hari peringatan pramuka.
Taukah kalian lambang pramuka itu berbentuk bayangan
(silhouette atau siluet) dari tunas kelapa.
Lambang pramuka memiliki makna sebagai inti penerus bangsa, ketahanan dan
keuletan seperti buah kelapa yang tahan lama, kemampuan beradaptasi karena
kelapa bisa tumbuh di mana saja, cita-cita tinggi seperti pohon kelapa yang
menjulang, serta kegunaan karena semua bagian pohon kelapa dapat
dimanfaatkan. Tentang penjelasan arti lambang pramuka telah ditetapkan pada
keputusan Kwarnas Nomer 06/KN/72 tentang arti lambang pramuka yang sudah
menjadi hak paten.
Pramuka menjadi pendidikan kepramukaan bersifat nonformal yang sering
kita dengar dalam ekstrakurikuler wajib. Pendidikan ini bertujuan untuk
membentuk karakter siswa atau anggota pramuka dan melatih menjadi seorang
pemimpin. Jadi pendidikan pramuka ini berprinsip membuat pemimpin penerus
bangsa.
Kenapa pramuka menggunakan lambang tunas kelapa karena memiliki banyak makna
filosofis yang sesuai dengan Gerakan Kepanduan, diantaranya adalah tunas
kelapa melambangkan setiap anggota Pramuka sebagai "Cikal Bakal" atau
tunas penerus bangsa Indonesia yang kuat dan tangguh ini dari kiasan arti
Lambang Gerakan Pramuka.
Singkatan dan Kepanjangan di Pramuka
Pramuka kepanjangan dari Praja Muda Karana, yang berarti "Orang Muda
yang Suka Berkarya". Lambang pramuka atau sering disebut
dengan silhouette atau siluet yang berarti bayangan
Tunas Kelapa. WOSM kepanjangan dari World Organization of the Scout Movement adalah Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia. Lambang WOSM adalah
bunga fleur de lis atau bunga lili dengan tiga ujung. Lambang
ini melambangkan
Tiga Janji Pramuka, yang melambangkan tiga kewajiban seorang pandu: kepada Tuhan, kepada
sesama, dan kepada negara.
|
| Logo Pramuka Dunia (WOSM) |
Bunga Lili Melambangkan Tiga Janji Pramuka Dunia:
- Dua bintang : Melambangkan upaya pramuka untuk menjadi penerangan dan penolong dalam kebenaran serta pengetahuan.
- Kompas : Melambangkan peringatan bagi setiap pramuka agar selalu melakukan kebenaran, dapat dipercaya, dan menjaga cita-citanya.
- Tali bersimpul mati : Melambangkan persaudaraan dan persahabatan diantara sesama pramuka di seluruh dunia.
Pencipta Lambang Pramuka Indonesia
Lambang pramuka diciptakan oleh Soenardjo Atmodipurwo bekerja
sebagai pegawai Departemen Pertanian, beliau juga seorang tokoh pramuka
menjabat sebagai Andalan Nasional dan Pembina Pramuka. Ptanggal 9 Maret 1961
diresmikan nama Pramuka dan menjadi Hari Tunas Gerakan Pramuka. Para
anggota pramuka mengenang peristiwa berkumpulnya para pemimpin organisasi
kepanduan di Istana Negara pada tanggal tersebut. Pencipta lambang Pramuka
lahir pada tanggal 29 Februari 1903 di Blora dan meninggal pada tanggal 31
Mei 1979.
Lambang pramuka pertama kali diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1961 pada
saat Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno memberikan panji
Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia kepada organisasi Gerakan
Pramuka melalui keputusan Presiden Republik Indonesia No. 448 tahun 1961.
Bentuk Lambang Pramuka
|
| Logo Lambang Pramuka |
Silhouette tunas kelapa merupakan lambang Gerakan Pramuka sesuai
dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 06/KN/72 yang merupakan
penyempurna dari surat keputusan sebelumnya yaitu 15/KN/67 Tahun 1967.
Hak paten ini sudah diatur dalam Dirjen Hukum perundang-undangan Departemen
kehakiman, dengan Nomor Keputusan 176634 pada tanggal 22 Oktober 1983, dan
Nomor 178518 pada tanggal 18 Oktober 1983, tentang Hak Paten Gambar "TUNAS
KELAPA" yang dilingkari PADI dan KAPS pada lambang Indonesia "Garuda
Pancasila", serta keputusan No. 176517 tanggal 22 Oktober 1983 mengenai Hak
Paten tulisan "PRAMUKA".
Penggunaan Lambang Pramuka
Pada saat mengenakan lambang pramuka sebagai lencana (lambang, tanda, atau
simbol) yang digunakan seperti papan nama, tanda-tanda, bendera alat
administrasi gerakan pramuka (bendera Gugus Depan dan lambang Gerakan
Pramuka) dan lainnya yang sudah diatur dalam petunjuk penggunannya.
Taukah kalian penggunaan lambang pramuka memiliki tujuan yakni sebagai alat
pendidikan guna mengingatkan serta menanamkan sifat yang termaktub di dalam
makna lambang tunas kelapa. Dengan adanya pendidikan kepramukaan setiap
anggota pramuka diwajibkan mampu mengamalkan serta mengimplementasikan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang dimiliki kepada masyarakat. Diharap generasi
mudah yang bergabung di gerakan pramuka menjadi kader pembangun yang
memiliki jiwa Pancasila dimasa yang akan datang.
Moto Gerakan Pramuka
Pada waktu kegiatan latihan pramuka di sekolah atau luar ada materi tentang
moto gerakan pramuka yang disebut dengan
"Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan." Motto ini menekankan bahwa
janji atau "satya" yang telah diikrarkan harus dilaksanakan sebagai
"darma" atau kewajiban yang wajib dijalankan. Sebagaimana yang
ditetapkan dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka pasal 48 dan Anggaran Rumah
Tangga Gerakan Pramuka Bab VII PAsal 120, lambang dari Gerakan Pramuka
adalah tunas kelapa. Penjabaran lambang ini ditetapkan dalam SK Kwarnas
Nomor 06/KN/72 tentang Lambang Pramuka.
Kiasan Lambang Gerakan Pramuka
Yang sudah tertera di lampiran Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor
06/KN/72 arti kiasan lambang Gerakan Pramuka terdiri dari 6 kiasan, yaitu
sebagai berikut:
- SATU : Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti : penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia
- DUA : Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
- TIGA : Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
- EMPAT : Nyiur bertumbuh menjulang lurus keatas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiasakan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus yakni yang mulia dan jujur. Ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
- LIMA : Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan keyakinan tiap Pramuka mempunyai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-cita.
- ENAM : Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.


