Tempat Minum TST di Medan, Legendaris hingga Kekinian

Apa Itu Teh Susu Telur (TST)?

Teh Susu Telur atau disingkat TST adalah minuman yang terkenal di kota Medan dan sekitarnya. Minuman ini dibuat dari perpaduan antara Teh hitam panas, Susu kental manis, Kuning telur ayam kampung atau telur bebek, Gula sesuai selera.

Di beberapa kedai, tersedia tambahan sepert Jahe, Cokelat, Milo, Madu, Bandrek, Jeruk nipis.

Kuning telur dikocok hingga berbusa sebelum disiram teh panas. Teknik ini membuat aroma telur tidak terlalu terasa dan menghasilkan tekstur lembut dengan busa khas di bagian atas.

Asal Usul TST

Meski asal-usulnya masih menjadi perdebatan antara budaya Minangkabau dan Tanah Karo, satu hal yang tidak berubah adalah TST telah menjadi ikon kuliner malam Kota Medan. Di Sumatera Barat dan Pekanbaru, minuman ini lebih dikenal dengan nama Teh Susu Talua, karena dalam bahasa Minangkabau "talua" berarti telur.

Hingga kini belum ada catatan sejarah resmi yang memastikan asal mula TST. Sebagian masyarakat meyakini minuman ini berasal dari budaya Minangkabau melalui minuman Teh Talua yang telah lama populer di berbagai lapau di Sumatera Barat. Di sisi lain, masyarakat Medan juga mengenal minuman serupa sejak puluhan tahun lalu melalui warung kopi dan kedai malam yang banyak dikelola oleh masyarakat Karo maupun Aceh.


Rekomendasi Tempat Minum TST Enak di Medan Tahun 2026

Jika kamu sedang berada di Kota Medan, berikut beberapa tempat minum TST yang rasanya enak:

1. TST Pak Haji, Legenda TST Medan Sejak 1988

Jika berbicara tentang TST di Medan, nama TST Pak Haji hampir selalu menjadi rekomendasi utama. Berdiri sejak 1988, kedai ini dikenal sebagai salah satu pelopor TST di Kota Medan dan masih mempertahankan cita rasa tradisional hingga sekarang. Lokasi: Jalan Puri, Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Area. Menu favorit termasuk TST 1 telur, TST 2 telur, TST 3 telur, Bandrek, Bandrek susu, Bandrek telur, Fanta susu, Teh manis, Aneka jus. Selain minuman, tersedia juga Soto, Mi instan, Mi goreng, Nasi goreng, Martabak, Sate kerang, Aneka camilan, Kacang, Emping. Jam operasional umumnya mulai sore hingga sekitar pukul 03.00 WIB.

2. Kawasan TST Jalan Halat, Surganya Kuliner Malam Medan

Nama Jalan Halat sudah lama dikenal sebagai kawasan kuliner malam di Medan. Di sepanjang jalan ini terdapat banyak kedai yang menyajikan TST dengan berbagai variasi. Selain TST, pengunjung juga dapat menikmati Mi Aceh, nasi goreng, roti bakar, kopi Aceh, hingga berbagai menu khas lainnya. Beberapa kedai bahkan menyediakan WiFi gratis, Area parkir, Nobar pertandingan sepak bola, Tempat bermain catur, Area nongkrong yang luas.

3. Deretan Kedai TST Simpang Jalan Ir. H. Juanda

Pilihan berikutnya berada di kawasan Simpang Jalan Ir. H. Juanda. Sejak lebih dari satu dekade lalu, kawasan ini berkembang menjadi salah satu pusat kuliner malam Medan. Deretan kedai menawarkan berbagai varian TST dengan harga yang relatif terjangkau. Selain TST original, tersedia pula TST cokelat, TST susu ekstra, Bandrek, Kopi, Mi Aceh, Ayam penyet, Aneka mi. Suasana yang santai dengan hiburan musik membuat kawasan ini ramai dikunjungi pada malam hingga dini hari.

4. Kawasan Kuliner Ring Road Medan

Dalam beberapa tahun terakhir hingga 2026, kawasan Ring Road Medan juga berkembang menjadi salah satu pusat kuliner malam. Beberapa coffee shop dan warung makan menyediakan TST sebagai menu andalan, terutama untuk menemani pengunjung yang nongkrong hingga larut malam. Pilihan makanan di kawasan ini juga cukup lengkap, mulai dari seafood, nasi goreng, sate, hingga mi Aceh.

5. Warung Kopi dan Kedai Aceh di Berbagai Sudut Medan

Selain tiga lokasi legendaris di atas, TST kini semakin mudah ditemukan di berbagai warung kopi Aceh yang tersebar di Medan. Beberapa kawasan yang cukup banyak menawarkan TST antara lain Jalan Setia Budi, Jalan Dr. Mansyur, Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandar Muda, Jalan Amir Hamzah. Setiap kedai memiliki racikan yang berbeda sehingga menghasilkan cita rasa khas masing-masing.

Mengapa TST Tetap Digemari?

Popularitas TST tidak hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga suasana yang tercipta di setiap kedainya. Beberapa alasan mengapa TST masih menjadi favorit hingga 2026 antara lain:
  • Cocok diminum saat malam hari.
  • Menjadi teman ngobrol bersama keluarga atau sahabat.
  • Harganya relatif terjangkau.
  • Mudah ditemukan di berbagai kawasan kuliner Medan.
  • Memiliki cita rasa yang khas dan sulit ditemukan di daerah lain.

Tips Menikmati TST

Agar pengalaman menikmati TST semakin maksimal, berikut beberapa tips yang bisa dicoba:
  • Pilih TST menggunakan telur ayam kampung jika menginginkan aroma yang lebih ringan.
  • Nikmati selagi hangat agar busanya tetap lembut.
  • Padukan dengan sate kerang, mi Aceh, atau roti bakar untuk pengalaman kuliner yang lebih lengkap.
  • Datang setelah pukul 20.00 WIB jika ingin merasakan suasana khas kuliner malam Medan.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال